Di hampir setiap kamar mandi, pasti terdapat wastafel. Wastafel juga memiliki beragam jenis, lho. Ingin tahu apa saja jenis-jenis wastafel?

Selain bak mandi, kloset, dan area shower, wastafel mungkin baru sebatas perangkat yang tak boleh ketinggalan untuk ditempatkan di kamar mandi. Wastafel bisa digunakan untuk aktivitas menggosok gigi, bercukur, membersihkan muka, atau sekedar mencuci tangan.

Wastafel umumnya berbahan keramik. Namun, ada juga yang berbahan stainless steel, kaca, tembaga, hingga marmer. Bahan keramik cenderung lebih bertahan lama, karena materialnya kuat dan mudah dalam perawatan.

Selain materialnya yang beragam, wastafel pun memiliki beragam jenis yang bisa dipilih. Berikut ini kami berikan beberapa jenis wastafel, yang banyak dijumpai di pasaran.

Wastafel pedestal. Wastafel ini berdiri sendiri. Cirinya, memiliki satu kaki, yang menempel di dinding. Pedestal merupakan penutup bagian pipa di bawah wastafel. Biasanya lebar wastafel pedestal berkisar antara 55cm-65cm.
Wastafel gantung. Untuk menghemat tempat, wastafel gantung bisa menjadi pilihan. Wastafel jenis ini dipasang di dinding dengan posisi menggantung. Tidak terdapat kaki atau penyangga apapun.

Wastafel tanam. Wastafel jenis ini ditanam (buit-in) pada furnitur. Bagian bawah wastafel bisa dimanfaatkan sebagai storage. Selain lebih praktis, wastafel tanam juga membuat tampilan lebih rapi dan kompak.